PLAYbOY CaP CemEN!!!!!

December 18th, 2007 by chacha-blackapple

HahAAA<,<<<<
aKu baru tau kalo ada playboy yang bisa menderita jG karena Cewek!!!!
Anehhhh>>>>!!!
Bgini Ceritanya….
Aku punya teman sebut saja namanya KumBang//
Dia Byk Bgt puNya cewek, rta2 lama pacaran dia singkat bGt, 1-2bln sekali cewk. Duileee……
namanya penyakit Playboy dia ga Bs diilangin, mau diapakan lG….
dia pacaran sama slah seorang cewk, eH tu cewk balikan sam mantannya, mgkn karena si Playboy ga seperti yG cewk harapkan, baliklah tu cewk dGn mantannya, Eh si PlaYboy sampe mau bunuh diri segala gaRa2 cewk itu balik sM mantanNya. Pdhl Riwayat PlaYboy sering Bgt nyeLingkuhi Cewek2′Nya…….
Ck..Ck…Ck
Ampe Skrg tu Playboy msk dLm Balcklist cewk2 di Indonesia….Heeee ;P

“PACAR = BUKU’

November 18th, 2007 by chacha-blackapple

tu;isan ini aQyu dapet dari blog penulis buku bernama radityadika, dan salah satu ini tulisan yang aQyu suka bGt……

simak N’ renungkan!!!!

radith + sapardi = … ?

Friday, September 14th, 2007

Dari penyair-penyair Indonesia, cuman Sapardi Djoko Damono yang bisa bikin gue jadi “aaaaaaaaah” sambil bikin lemes. Gue jatuh cinta sama dia semenjak baca puisinya yang ini, yang udah lumayan banyak dikutip orang-orang..

AKU INGIN

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Aaaaah. Pak Sapardi, kalo mo bunuh gue, bunuh aja pake piso, gak usah pake kata-kata. Kalo aja Pak Sapardi cewek, pasti udah gue kawinin. Gue sering berandai-andai, kalo gue kawin sama Sapardi, anaknya bakalan kayak gimana ya? Hmmmmmmmm. Mari kita lakukan eksperimen.

Wah, ganteng juga anak kita berdua.
Jadi terharu.

In the end, gue jadi ngebacain puisi-puisi Sapardi Djoko Damono di internet. Ini membuat gue ngerti bahwa ternyata kata-kata, yang tadinya cuman kumpulan huruf, bisa punya kekuatan yang begitu dasyat untuk ngebuat dada ini ngerasa anget. My favorite pick, untuk bulan puasa ini..

SAJAK-SAJAK KECIL TENTANG CINTA

/1/
mencintai angin
harus menjadi siut
mencintai air
harus menjadi ricik
mencintai gunung
harus menjadi terjal
mencintai api
harus menjadi jilat
/2/
mencintai cakrawala
harus menebas jarak
/3/
mencintai-Mu
harus menjelma aku

Aaaaaaaaaaaaaah. Lemes gue.

 

pacar

Monday, September 10th, 2007

*tulisan berikut ini dimuat di kolom Endnote majalah perbukuan Bukune vol 1 no 11/September 2007

Menemukan buku untuk dibaca itu seperti menemukan pacar. Pertama-tama dilihat-lihat dulu dengan seksama, kalau cover-nya oke, baru deh dideketin. Bedanya, setelah ngerasa oke dengan pandangan pertama, bagian belakang bukunya bisa dipegang. Lah kalo nyari pacar dengan cara seperti itu (langsung pegang belakangnya) bisa ditabok kiri-kanan lah! Selanjutnya bisa ditebak, menemukan buku untuk dibaca berarti membaca lembaran demi lembaran pertamanya, kalau kita tertarik dengan paragraf pertamanya, kita akan baca lembaran berikut dan berikutnya dan berikutnya.

Menemukan pacar, juga seperti itu. Kita pergi keluar pertama dengan sang gebetan, duduk berdua di sebuah restoran atau café yang nyaman, berusaha saling membuka lembaran masing-masing. Membedah mereka seperti buku: narasi seperti apa yang mereka katakan (penuh nostalgia kah, atau sekadar memaparkan pengalaman), apakah diksi yang mereka pakai menarik (kasar kah, atau justru sangat sopan), apakah gaya tubuh mereka cocok, dan yang paling penting: nantinya, tahankah saya “membaca” dia untuk waktu yang sangaaaaaaaaaaaaat lama.

Setelah semua cocok,
baru masuk ke jenjang yang lebih mantep: pacaran.

Gue sering ngerasa emotionally attached dengan sebuah buku, kangen kalau ngga ngebaca tuh buku setelah waktu yang cukup lama. Ngerasa sayang, sampai-sampai kalau orang mau pinjem gue bakalan dengan galak teriak “engga boleh!”. Perjalanan panjang untuk jatuh cinta dengan sebuah buku, setelah dipikir-pikir cukup sama dengan merasa nyaman dengan pacar kita masing-masing.

Namun, pacaran dengan orang yang tepat punya satu kriteria khusus: sanggupkah kita, setelah membaca lembaran demi lembaran hidup masing-masing, tumbuh tua bareng, dan pada akhirnya ketika ketemu hanya bisa diam karena tidak ada lagi yang bisa diceritakan.. sanggupkah kita berdua untuk gandengan tangan saja dan berada dalam suasana sunyi yang penuh kenyamanan.

Sanggupkah?

Pertanyaan itu tidak bisa dijawab dengan jawaban simpel seperti: “Kalau gak mampu, cari aja yang baru”. Tapi untuk direnungkan, dipikirkan, dan pada akhirnya berkata, “Oh, bagaimana kalau kita tulis kisah kita berdua sendiri. Cerita dari hasil pemahaman kita atas diri masing-masing, dan ekspektasi atas apa yang mungkin nanti terjadi.”

Have Fun WaE>>>>?

November 15th, 2007 by chacha-blackapple

Akhirnya keadaan kembali seperti semula,kesenangan dan kebahagiaan telah kembali. Thanx GoD udah memberi cobaan terberat,tapi akan AQyu hadapi dGn ikhlas.

For someOne yG sDh nunjauh disana, Tengkyu……. Oh Tuhan AQyu msh sYg dGnNya kalo msH ada jalan, Tolong tunjukan……

AQyu akan belajar Lg menjalaninya bSm dGnNya…… HeYY Boy’s AQyu udah berubah Loh????//// Anda Mau mencoba? Hayuksss.hiHihihihihi,,,,,,,,,,

sorry,maap buat temen2 yang sering aQyu cuekin, Nuwunnnnn……..

seandainya aku punya sayap,kan ku terbang menggapaimu.

October 1st, 2007 by chacha-blackapple

HHhhhhhhhhhh>>>>……….